Ramadhan: Revitalisasi Radar Hati

Sejatinya Allah SWT telah memasang radar di setiap qolbu manusia untuk menangkap dan memaknai setiap petunjukNya yang tersebar baik dalam bentuk ciptaanNya (makhluk) maupun dalam bentuk rangkaian kejadian. Adanya radar hati tersebut merupakan karunia tertinggi dari Allah sebagai Al Hadiy yang hanya diturunkan kepada manusia untuk digunakan dalam mengelola perjalanan hidupnya dalam menjadi hambaNya yang terbaik.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, dosa-dosa yang kita lakukan membuat radar hati tersebut menjadi kotor. Setitik demi setitik debu menempel di mata radarnya, semakin hari semakin tebal sampai akhirnya kita tidak lagi mempunyai kepekaan terhadap petunjuk Allah. Bahkan ketika Allah Yang Maha Baik itu mencubit kita untuk mengingatkan ketika kita salah arah, kita tetap saja bebal dan menganggapnya sebagai sial belaka.

Ramadhan adalah bulan ampunan. Inilah saat terbaik jika kita menginginkan debu-debu yang membutakan radar hati tersebut sirna sehingga hidayah menjadi terang benderang di hadapan kita. Inilah bulan ketika ampunan dan penghapusan dosa diobral bagi siapa saja yang serius ingin mendapatkannya. Hal ini telah dijanjikan Allah melalui sabda Rasulallah SAW, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan kesungguhan, niscaya akan diberikan ampunan kepadanya atas dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari dan Muslim).

Tidakkah kita mendamba radar hati yang tajam, yang firasatnya sesuai kehendak Allah. Itulah mereka yang bahagia di setiap episode hidupnya. Bukan karena harta atau hal-hal duniawi lainnya melainkan karena setiap keinginan yang diolah melalui radar hatinya sesuai dengan kehendak dan takdir Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s