Mengandalkan yang Paling Hebat Saja

Kalau kita mengandalkan otak, maka akan selalu ada yang lebih pintar dari kita. Kalau kita mengandalkan otot, maka akan selalu ada yang lebih kuat dari kita. Kalau kita mengandalkan uang, maka ingatlah akan selalu dan selalu ada yang lebih kaya dari kita.

Pesan sang Guru ini di penghujung rapat di suatu malam menjadi renungan saya. Hmm, sepertinya penyebab segala kegelisahan selama ini adalah salah bersandar. Salah bekingan.

Ibarat berdiri bersandar di kursi, selamanya ga akan tenang karena khawatir kursinya diambil orang lain atau kursinya patah. Lain halnya kalau bersandar ke tembok yang lebih kokoh, hati akan lebih tenang.

Selama ini gelisah karena terlalu banyak bersandar ke 3 hal tadi, otak, otot dan duit. Padahal ketiganya rentan, tidak pernah memberikan jaminan kemenangan dan kesuksesan yang sebenarnya.

Pertanyaan adalah, “bagaimana mengatasi keterlanjuran ini?”. Susah betul sepertinya melepaskan ketergantungan pada tiga hal tadi. Mulai sejak kecil sampai dewasa, doktrin yang diterima adalah, “kalau mau sukses harus pinter, kuat dan kaya”.

Sepertinya harus ada upaya sistematis nih. Mulai latihan melepaskan diri dari ketiga unsur tersebut. Mulai menajamkan keyakinan bahwa ALLAH sajalah tempat bergantung …

Bismillah

One thought on “Mengandalkan yang Paling Hebat Saja

  1. Pa jka kita mengharapkan bantuan orang lain atw teman dlm mengembangkan usaha,dan berharap mendapatkan ilmu,apakah saya termasuk orang yg bersandar kepada orang lain ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s