Maaf, Kuketuk PintuMu dengan Tergesa Memaksa

Maafkan aku kekasih, karena aku mengetuk pintuMu malam ini. Aku tersadar, ribuan bahkan jutaan kali Kau mengetuk pintu kesadaranku tapi tak kuhiraukan. Malam ini, ketika hati ini gerimis, dengan egois aku mengetuk pintu-Mu dengan tergesa memaksa.

Maafkan aku kekasih, karena aku merengek malam ini. Aku tersadar ribuan kali rengekan anak jalanan, anak yatim, dan mereka semua yang papa lewat begitu saja bagai angin lalu buatku. Malam ini, ketika dunia tak bersahabat, aku tanpa malu merengek dekapan-Mu, menghiba kasih sayang-Mu, mengharap belaian lembut-Mu itu.

Maafkan aku kekasih …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s