Seorang anak, menangis tersedu di pojok ruangan, akibat tak kuasa lagi menahan rindu pada sang ibunya. Ibunya berkata beberapa hari sebelumnya, “kamu selesaikan dulu PRnya, setelah itu baru ketemu ibu”. Kini sang anak terlalu letih, air mata pun tak tertahankan. Tapi sang anak menyadari bahwa tangis tak menyelesaikan masalah, satu-satunya solusi adalah menyelesaikan PR itu secepatnya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s