Jebakan Ikhtiar …

Hari demi hari kita bekerja keras, membanting tulang dan mengerahkan segenap upaya untuk mengejar harapan dan cita2 yang digantungkan. Kita bekerja dalam berbagai bidang profesi. Kita melakukan perencanaan, mengeksekusinya, dan kadang ditambah upaya ekstra untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Kita melakukan ikhtiar dengan berbagai cara, memaksimalkan kekuatan yang ada, memeras otak, memaksimalkan kemampuan fisik maupun mental.

Namun, seringkali kita terjebak dengan ikhtiar ini. Kita menjadi ahli ikhtiar yang luar biasa, tetapi kemudian kita terjebak dengan menjadikan ikhtiar tersebut sandaran. Kita merasa ketika semua rencana telah berjalan sesuai dengan skenario, maka kesuksesan telah di tangan. Padahal tidak demikian, karena sehebat apapun ikhtiar, Allah lah Sang Penguasa Kejadian.

Ikhtiar adalah kewajiban kita semua, karena dengan ikhtiar itulah amal shaleh kita kumpulkan. Tetapi, sandaran kita satu-satunya adalah Allah semata. Mari kita renungkan sebuah ayat dalam Surat Yunus berikut ini …

107. Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s