Tawakal adalah menjadikan Allah sebagai Al-Wakiil ..

Suatu waktu dalam hidup, kita pasti pernah mengalami suatu kondisi “sempit” dimana kita merasa “mentok”, kita tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Segala cara telah dicoba, beberapa alternatif telah dijalani, begitu pula semua tenaga telah dikerahkan. Namun, entah mengapa kita tidak berhasil mencapai titik akhir yang kita tuju …

Di suatu waktu yang lain, kita pasti akan mengalami suatu keadaan “lapang” dimana kita merasa puas atas apa yang telah kita lakukan. Target telah terlampaui, tujuan telah tercapai, atau harapan-harapan telah terpenuhi. Pada saat demikian kita merasa telah berhasil …

Dalam dua kemungkinan tersebut, sebenarnya kita tidak pernah mengetahui pada kondisi yang mana kita telah mencapai kesempurnaan atas apa yang kita lakukan. Kita mempunyai ekspektasi tentang suatu kesempurnaan, namun belum tentu ekspektasi tersebut disukai Allah. Padahal, kesempurnaan yang hakiki adalah segala hal yang disukasi Allah dan membuatNya ridha …

Keterbatasan kemampuan dan pengetahuan membuat kita hampir tidak mungkin mencapai kesempurnaan tanpa bantuan “tangan” lain yang paham betul tentang kesempurnaan itu. Kita membutuhkan Allah untuk menyempurnakan pekerjaan kita.

Maka, ayo kita jadikan Allah sebagai Wakil kita untuk menyempurnakan segala urusan yang kita punyai. Bukankah demikian kehendak Allah? Seperti dinyatakan dalam ayatNya “Hasbunallah Wa ni’mal Wakiil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s