Tapak Sejarah Sebelum Lahirnya Sang Rasul

Tak diragukan lagi, kelahiran Nabi Muhammad SAW di tahun 570 M menjadi momentum sejarah yang secara signifikan mempengaruhi peradaban manusia. Namun, apakah kita menyadari bahwa terdapat beberapa kejadian sejarah penting yang terangkai dalam kurun satu atau dua abad sebelumnya yang menghantarkan momentum kelahiran sang Rasul …

Adalah Qushay (lahir tahun 400), seorang keturunan Quraisy yang sangat cakap dan dengan kecakapannya itu mendapatkan kepercayaan sebagai orang Quraisy pertama yang menjadi penjaga Ka’bah sekaligus pemimpin kota Mekkah. Kepemimpinan Qushay menempatkan keluarga Quraisy pada posisi terhormat di jazirah Arab sebagai penjaga Ka’bah yang kredibel dan cakap …

Sepeninggalnya, amanat pengelolaan Ka’bah dan kota Mekkah terpecah dua kepada dua anaknya yaitu Abd Al-Dar dan Abd Al-Manaf. Namun, baru di generasi berikutnya terdapat kepemimpinan yang menonjol ketika dipegang oleh Hasyim (putra Abd Al-Manaf). Jamah haji dari segala penjuru puas dengan kepemimpinan dan pelayanan yang diberikan Hasyim dan keluarganya ..

Hasyim wafat ketika putranya masih kecil (lahir tahun 497 M). Maka, amanat penjaga Ka’bah diserahkan kepada adiknya Muththalib. Adiknya menerima tampuk kepemimpinan tersebut, tapi dalam rangka regenerasi, Muththalib selalu mengajak serta putra Hasyim yang masih kecil, sampai-sampai masyarakat Mekkah mengira putra Hasyim tersebut adalah budaknya Muththalib dan memanggilnya sebagai Abdul Muththalib (hambanya Muththalib) …

Waktu berjalan, tibalah saatnya Abdul Muththalib memegang amanah sebagai penjaga Ka’bah. Banyak khalayak yang mengatakan Abdul Muththalib lebih cakap dibandingkan Ayah dan pamannya. Beliau dikenal yang paling khusyuk ibadahnya, konsisten bermunajat dan berdialog dengan Allah di depan Ka’bah, dan memiliki pengaruh kuat kepada suku-suku lain. Pada masa kepemimpinannya sumur zamzam yang telah dilupakan digali kembali dan direvitalisasi untuk melayani jamah haji.

Peristiwa besar yang diabadikan dalam Al Quran juga terjadi pada periode kepemimpinan Abdul Muththalib, tepatnya tahun 569, ketika Abrahah bersama pasukan bergajah menyerbu Kota Mekkah untuk menghancurkan Ka’bah. Sejarah mencatat ketika Abdul Muththalib dengan gagah berani menghadang Abrahah dan pasukannya, meminta unta-unta miliknya dikembalikan. Abrahah berkata, “Tidak sepantasnya seorang penjaga Ka’bah memikirkan unta miliknya, padahal Ka’bah terancam kehancuran”. Abdul Muththalib menjawab, “Aku bertanggung jawab atas milikku. Ka’bah adalah milik Allah, diriku hanyalah pelayan, Allah sendiri yang akan membela Ka’bah dari kehancuran …”. Dan, Allah mengirimkan burung Ababil menghancurkan Abrahah dan pasukan bergajahnya …

Itulah rangkaian sejarah yang menghantarkan kelahiran sang Rasul …

5 thoughts on “Tapak Sejarah Sebelum Lahirnya Sang Rasul

  1. seperti kesimpulan di pengajian rumah waktu kita bahas ini.. memang orang yang besar tidak dilahirkan begitu aja.. tapi dari orang2 yang juga luar biasa…

    makasih tambahan ilmu tarikh nya yaa… baru tau asal usul nama abdul muththallib dari mana.. dan kenapa suku ini sering disebut bani hasyim.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s