Misi untuk Diperjuangkan

Kita mengemban misi besar sebagai manusia di muka bumi ini. Kita terlahir tidak sekedar untuk menjalani tahap demi tahap kehidupan kita. Kita juga dihadirkan tidak sekedar untuk menumpang hidup, apalagi menghabiskan resources bumi. Penciptaan kita disempurnakan oleh Sang Khalik karena kita memiliki tujuan untuk dicapai dan misi untuk diperjuangkan. Misi itu adalah menjalankan ibadah dan menjadi khalifah.

Ibadah, mulai dari shalat, puasa, atau yang melibatkan orang lain seperti zakat, sampai dengan yang bersifat intangible seperti ketika kita mengisi ruang-ruang hati kita dengan dzikir terus menerus tiada terputus.

Menjadi Khalifah. Kita adalah makhluk paling sempurna. Kita dibekali dengan organ tubuh yang seimbang, mulai dari tangan yang terampil sampai dengan otak untuk berpikir. Kita juga mendapat pengajaran dari Allah kemampuan berkata, berbicara, dan berbahasa. Kita telah memiliki amunisi lengkap untuk berkarya, melakukan sesuatu untuk keluarga kita, tetangga atau komunitas di sekitar kita. Sebelum ajal menjemput, kita mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan sebuah kemanfaatan.

Misi diatas adalah “spirit” yang seyogyanya menjiwai setiap pilihan, aktivitas dan perjuangan hidup kita. Dengan demikian, misi misi tersebut bukanlah pilihan-pilihan atau diletakkan dalam sebuah urutan, tetapi merupakan pijar yang ada di setiap aktivitas yang kita lakukan. Dalam berkeluarga, bekerja, bermasyarakat, semuanya harus dalam rangka ibadah dan menjadi khalifah.

3 thoughts on “Misi untuk Diperjuangkan

  1. hmm.. ini dia jawabannya ya.. setiap langkah dalam hidup harusnya dalam rangka ibadah sekaligus memperjuangkan misi tugas sebagai khalifah..

    mudah2an kita bisa selalu saling mengingatkan ttg misi penting ini ya mas 🙂

  2. Misi…. dari apa yg diperjuangkan bukan berarti MISIONARIS kaah ?? mungkin slogannya Ora Et Labora….berdo’a dan berusaha menegakkan dien Allah, menganggap hidup itu adalah ibadah, perbanyak amalan soleh agar noktah hitam kita semakin pudar….dan tingkatkan energi pijar kita agar spirit yg ada pd diri kita tidak dapat dipengaruhi oleh bisikan2 syaithan ….mungkin puncak dari misi tsb adalah menjadi Kalifah di muka bumi or minimal sebagai trend setter di entitas kita…..(hmm.. bukan entitas akuntansi euy… ) he..he…he…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s