Linglung …

Konon, banyak orang linglung karena kehilangan sesuatu yang begitu dicintai. Ketika tsunami menghantam bumi Aceh misalnya, banyak sekali warga yang tiba-tiba linglung, lupa ingatan bahkan menjadi sakit jiwa karena kehilangan orang tua, adik kakak, sanak saudara dan bahkan kampung halaman.

Kini, ketika kita kehilangan ramadhan, sekelompok manusia di beberapa pelosok bumi ini menangis dan merasa linglung. Hatinya tidak menentu merasa ditinggal oleh sesuatu yang sangat dicintainya. Perasaannya kosong karena aroma sorga yang lekat selama sebulan tiba-tiba menghilang. Batinnya tercabik terserak oleh ketidakpuasan atas muspra-nya kesempatan bertemu Tuhan …

Kelinglungan mereka begitu dahsyat, sehingga pepohonan pun menundukkan dahan dan rantingnya seraya menangis. Burung-burung terbang kesana kemari tak tentu arah dengan nyanyian yang tak beraturan, ikut merasakan rasa kehilangan itu. Awan-awan tertahan, tidak bergerak karena menahan nafas, seakan bingung harus berbuat apa …

Itulah kelinglungan orang-orang yang mencintai Allah dan dicintai Allah, yang oleh karenanya begitu mencintai ramadhan. Dan, kini mereka masih meneteskan air mata. Air mata yang akan menjaga mereka di akhirat kelak ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s