<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Story of Inspirations</title>
	<atom:link href="http://deddinordiawan.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deddinordiawan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 15:16:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='deddinordiawan.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Story of Inspirations</title>
		<link>http://deddinordiawan.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://deddinordiawan.com/osd.xml" title="The Story of Inspirations" />
	<atom:link rel='hub' href='http://deddinordiawan.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Shalat Berjamaah Tepat Waktu itu Karunia BESAR</title>
		<link>http://deddinordiawan.com/2012/01/24/shalat-berjamaah-tepat-waktu-itu-karunia-besar/</link>
		<comments>http://deddinordiawan.com/2012/01/24/shalat-berjamaah-tepat-waktu-itu-karunia-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 15:16:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deddinordiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah & Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[karunia]]></category>
		<category><![CDATA[postaweek2012]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>
		<category><![CDATA[tekad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deddinordiawan.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Bersyukurlah bagi kita yang berkesempatan untuk shalat berjamaah tepat waktu. Apalagi jika itu dilakukan secara konsisten dan istiqomah. Sungguh itu adalah sebuah karunia besar. Sebuah karunia yang sering kita sepelekan dan kita anggap remeh. Mari kita telisik, betapa banyak orang yang berkeinginan shalat berjamaah tepat waktu tetapi terhalang oleh kesibukan pekerjaan yang begitu menyita. Betapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=631&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bersyukurlah bagi kita yang berkesempatan untuk shalat berjamaah tepat waktu. Apalagi jika itu dilakukan secara konsisten dan istiqomah. Sungguh itu adalah sebuah karunia besar. Sebuah karunia yang sering kita sepelekan dan kita anggap remeh.</p>
<p>Mari kita telisik, betapa banyak orang yang berkeinginan shalat berjamaah tepat waktu tetapi terhalang oleh kesibukan pekerjaan yang begitu menyita. Betapa banyak mereka itu kemudian justru akhirnya shalat sendirian, di pojok musholla sempit, di akhir waktu pula.</p>
<p>Mari kita perhatikan, betapa banyak orang yang berkeinginan shalat berjamaah tepat waktu namun terhalang oleh kesehatan yang tidak memadai. Mulai dari kaki bengkak, demam, sampai sakit-sakit tertentu yang membuat mereka tak mampu bangkit dari tempat tidur.</p>
<p>Mari juga kita simak pengalaman diri kita masing-masing, betapa tidak kurang ilmu kita ini. Kita sudah tahu betul bagaimana Allah SWT memuliakan hambaNya yang shalat berjamaah tepat waktu. Namun, seringkali kita tidak tergerak ketika Adzan berkumandang. Ilmu ada, tetapi tekad entah kemana.</p>
<p>Maka &#8230;</p>
<p>Mari kita bersyukur sepenuh hati ketika kita diijinkan Allah untuk shalat berjamaah tepat waktu. Itulah saat ketika Allah Yang Maha Baik memberi kita karunia yang besar, karena di dalamnya terangkum nikmat kelapangan, nikmat kesehatan, hidayah, tekad, juga pada kondisi tertentu taubat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deddinordiawan.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deddinordiawan.wordpress.com/631/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=631&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deddinordiawan.com/2012/01/24/shalat-berjamaah-tepat-waktu-itu-karunia-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/711e673b3a31cac2e44d7042896642cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Deddi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Pribadi NOL</title>
		<link>http://deddinordiawan.com/2012/01/06/menjadi-pribadi-nol/</link>
		<comments>http://deddinordiawan.com/2012/01/06/menjadi-pribadi-nol/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 08:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deddinordiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah & Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[akal]]></category>
		<category><![CDATA[alam raya]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[lisan]]></category>
		<category><![CDATA[NOL]]></category>
		<category><![CDATA[postaweek2012]]></category>
		<category><![CDATA[ridha]]></category>
		<category><![CDATA[tawakal]]></category>
		<category><![CDATA[zero]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deddinordiawan.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengarungi kehidupan kita membutuhkan KEKUATAN, setuju?? Kekuatan untuk survive, kekuatan untuk menafkahi keluarga, kekuatan untuk berkarya, juga kekuatan untuk memimpin. Pertanyaannya, sudahkah kita mempunyai kekuatan yang kita butuhkan?? Jika belum, bagaimana kita dapat memperolehnya? &#8220;Sesungguhnya kekuatan kita tidak terletak pada melimpahnya harta atau banyaknya pasukan. Kekuatan terbesar justru akan kita dapatkan ketika kita berhasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=625&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengarungi kehidupan kita membutuhkan KEKUATAN, setuju?? Kekuatan untuk <em>survive</em>, kekuatan untuk menafkahi keluarga, kekuatan untuk berkarya, juga kekuatan untuk memimpin. Pertanyaannya, sudahkah kita mempunyai kekuatan yang kita butuhkan?? Jika belum, bagaimana kita dapat memperolehnya?</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya kekuatan kita tidak terletak pada melimpahnya harta atau banyaknya pasukan. Kekuatan terbesar justru akan kita dapatkan ketika kita berhasil menjadi NOL lalu menyandarkan segela penyempurnaan urusan padaNya&#8221;</em></p>
<p>Menjadi NOL adalah menjadi pribadi yang menyadari betul bahwa tidak ada kekuatan pertolongan selain ALLAH. Sebuah kesadaran yang tidak hanya dibentuk oleh akal, apalagi hanya dinyatakan oleh lisan. Inilah kesadaran yang dibentuk oleh keseluruhan akal, hati, jiwa dan raga secara bersama-sama. Kesadaran yang dengan tegas menyatakan bahwa diri kita ini NOL, <em>nothing</em>, tidak berdaya sama sekali, kecuali ada intervensi dari Dia Sang Penguasa Alam Raya.</p>
<p>Kesadaran yang menyatakan bahwa yang paling tahu kebutuhan kita adalah Allah yang Maha Tahu. Kemampuan ilmu, kekuasaan, dan harta kita sejatinya tidak cukup untuk mengurus kebutuhan kita sendiri, apalagi mengurusi kebutuhan keluarga dan orang lain. Inilah pemahaman dasar menuju pribadi NOL.</p>
<p>Jika diri kita telah menjadi pribadi NOL, maka otomatis prioritas orientasi kita akan berubah. <em>Pasti itu</em>. Langkah demi langkah kita akan berubah, dari yang sebelumnya pengumpul harta berubah menjadi pemburu ridha Ilahi. Kita bekerja bukan lagi untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup, karena yang memenuhi kebutuhan hidup adalah Allah, dengan cara-cara terbaiknya. Bekerja adalah untuk mengumpulkan amal, untuk menunaikan tugas-tugas kekhalifahan di muka bumi, bukan sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Profesionalisme pun bukan sekedar tuntutan kerja melainkan ikhtiar meneladani Sang Rasul, kekasihNya.</p>
<p>Kalau sudah demikian, Allah Sang Muhaimin pasti akan mengurus kehidupan kita, lebih presisi dan lebih hebat dibandingkan jika kita yang mengurus diri kita sendiri. Dia akan memenuhi kebutuhan kita. Jika kita butuh kaya, Dia akan memberi kaya. Jika kita butuh mobil, Dia akan menyiapkan mobil. Jika kita butuh periode miskin, Dia akan ambil beberapa harta kita. Dan seterusnya &#8230;</p>
<p>Manakah yang kita pilih, keperluan kita diurus oleh kita atau diurus oleh Allah? Maka, menjadi Pribadi NOL, inilah cita-cita kita.</p>
<p>إن شاء الله</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deddinordiawan.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deddinordiawan.wordpress.com/625/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=625&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deddinordiawan.com/2012/01/06/menjadi-pribadi-nol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/711e673b3a31cac2e44d7042896642cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Deddi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Sakit</title>
		<link>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/hikmah-sakit/</link>
		<comments>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/hikmah-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 16:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deddinordiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah & Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[karunia]]></category>
		<category><![CDATA[kenikmatan]]></category>
		<category><![CDATA[postaweek2012]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deddinordiawan.com/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[Anda sedang sakit?? Hmm … inilah kesempatan berharga, peluang emas, jangan sampai disia-siakan &#8230; Mungkin anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin sakit yang identik dengan penderitaan disebut sebagai peluang emas. Memang betul, episode sakit adalah episode yang tidak mengenakkan. Meski hanya kaki yang bengkak, seluruh badan ikut merasakannya. Meski hanya satu jari yang luka, seluruh perasaan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=622&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Anda sedang sakit?? Hmm … inilah kesempatan berharga, peluang emas, jangan sampai disia-siakan &#8230;</em></p>
<p>Mungkin anda bertanya-tanya, bagaimana mungkin sakit yang identik dengan penderitaan disebut sebagai peluang emas. Memang betul, episode sakit adalah episode yang tidak mengenakkan. Meski hanya kaki yang bengkak, seluruh badan ikut merasakannya. Meski hanya satu jari yang luka, seluruh perasaan menjadi labil, akibatnya pekerjaan pun tidak lagi produktif. Namun, di sisi lain, sakit bisa menjadi kesempatan berharga bagai seseorang yang pandai memetik hikmah.</p>
<p>Ketika episode sakit benar-benar datang, yuk kita selami, lau kita petik hikmahnya yang seluas samudera itu. Sungguh rugilah kita, jika sudah sakit, lalu tidak mendapatkan hikmah apapun. Nah, berikut adalah beberapa hikmah sakit yang penulis bagi …</p>
<p><em>Pertama</em>, SAKIT adalah UJIAN buat kita apakah kita layak disemati gelar &#8220;ahli syukur&#8221;. Ketika kita mendapatkan tambahan harta, lalu kita bersyukur, itu biasa. Tetapi ketika kita sakit, tetapi kita tetap bersyukur, itu baru luar biasa.</p>
<p>Allah Yang Maha Baik ingin menaikkan derajat kita menjadi ahli syukur. Kita mau naik kelas, maka kita harus ujian dulu. Maka, Dia memberikan tangganya berupa ujian sakit. Memang tidak enak naik tangga, capek, lelah, namun setelah berhasil melewatinya, InsyaAllah kemuliaan dari Allah sudah menanti.</p>
<p>Mengapa sakit menjadi ujian untuk membuktikan kualitas syukur? Karena sebenarnya sakit yang kita rasakan itu tidak ada apa2nya dibandingkan dengan luasnya karunia dan kenikmatan yang diberikan olehNya. Seringkali, kita hanya berfokus pada bagian tubuh yang sakit saja, seharian mengeluh di bagian itu-itu saja, padahal pada saat yang bersamaan bagian tubuh lain masih berfungsi sempurna, maha karya Dia yang Luar Biasa.</p>
<p><em>Kedua</em>, SAKIT adalah PRASYARAT terkabulnya DOA. Seringkali terkabulnya sebuah doa tertunda karena dosa-dosa yang kita lakukan.</p>
<p>Dosa mata, dosa telinga, dosa mulut, prasangka, sedikit demi sedikit menumpuk tanpa kita sadari. Karena tidak sadar, kita tidak pernah menyesalinya, akhirnya dosa-dosa tersebut tidak pernah kita tobati. Lalu Allah Yang Maha Baik mengkaruniakan sakit untuk menghapus dosa-dosa tersebut, sehingga apa yang kita munajatkan dalam doa tidak terhalang lagi.</p>
<p><em>Ketiga</em>, SAKIT adalah PERINGATAN atas kualitas kita dalam manajemen diri. Sakit menjadi tempat kita berkaca betapa sering kita abai atas kualitas makanan. Kita sering tidak adil kepada tubuh atau tidak memberikan hak yang memadai untuk istirahat, padahal Allah Sang Khalik telah mengamanahkan tubuh ini dengan segala kehebatan dan kecanggihan mekanismenya. Maka, yuk kita manfaatkan episode sakit sebagai momentum introspeksi diri kita.</p>
<p>Demikian beberapa hikmah sakit. Semoga tulisan ini menjadi energi untuk kita semua untuk tetap tersenyum dalam mengarungi ujian sakit &#8230;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deddinordiawan.wordpress.com/622/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deddinordiawan.wordpress.com/622/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=622&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/hikmah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/711e673b3a31cac2e44d7042896642cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Deddi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2011 in review</title>
		<link>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/2011-in-review/</link>
		<comments>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/2011-in-review/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 15:51:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deddinordiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah & Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[annual report]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[excerpt]]></category>
		<category><![CDATA[helper monkeys]]></category>
		<category><![CDATA[sydney opera house]]></category>
		<category><![CDATA[syndey opera house]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deddinordiawan.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog. Here&#8217;s an excerpt: The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 14,000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 5 sold-out performances for that many [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=618&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.</p>
<p><a href="/2011/annual-report/"><img src="http://www.wordpress.com/wp-content/mu-plugins/annual-reports/img/emailteaser.jpg" alt="" width="100%" /></a></p>
<p>Here&#8217;s an excerpt:</p>
<blockquote><p>The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about <strong>14,000</strong> times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 5 sold-out performances for that many people to see it.</p></blockquote>
<p><a href="/2011/annual-report/">Click here to see the complete report.</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deddinordiawan.wordpress.com/618/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deddinordiawan.wordpress.com/618/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=618&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deddinordiawan.com/2012/01/04/2011-in-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/711e673b3a31cac2e44d7042896642cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Deddi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.wordpress.com/wp-content/mu-plugins/annual-reports/img/emailteaser.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Pas-Pasan</title>
		<link>http://deddinordiawan.com/2011/12/06/hidup-pas-pasan/</link>
		<comments>http://deddinordiawan.com/2011/12/06/hidup-pas-pasan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 16:15:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deddinordiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah & Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pas-pasan]]></category>
		<category><![CDATA[postaweek2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deddinordiawan.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Hidup pas-pasan itu indahnya luar biasa &#8230; Kebutuhan hidup adalah keniscayaan. Mulai kebutuhan yang kecil dan rutin seperti makan &#38; minum sampai dengan yang besar-besar seperti membeli rumah. Pasti kita semua mengharapkan semua kebutuhan tersebut terpenuhi. Hidup pas-pasan adalah hidup ketika pas butuh pas ada. Ketika membutuhkan mobil, terpenuhi. Ketika membutuhkan laptop, terpenuhi. Ketika membutuhkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=608&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Hidup pas-pasan itu indahnya luar biasa &#8230;</em></p>
<p>Kebutuhan hidup adalah keniscayaan. Mulai kebutuhan yang kecil dan rutin seperti makan &amp; minum sampai dengan yang besar-besar seperti membeli rumah. Pasti kita semua mengharapkan semua kebutuhan tersebut terpenuhi.</p>
<p>Hidup pas-pasan adalah hidup ketika pas butuh pas ada. Ketika membutuhkan mobil, terpenuhi. Ketika membutuhkan laptop, terpenuhi. Ketika membutuhkan rumah, terpenuhi. Ketika harus sedekah, terpenuhi. Ketika harus wakaf, terpenuhi.</p>
<p>Bagaimanakah cara kebutuhan-kebutuhan tersebut &#8220;terpenuhi&#8221;? Disinilah titik kritikalnya. Seringkali kita sok tahu, menganggap logika &amp; imajinasi kita adalah yang terbaik. Maka, kita lalu membuat asumsi bahwa untuk memenuhi semua kebutuhan tadi kita harus &#8220;berpunya&#8221;. Kalau mau makan, harus punya uang. Kalau butuh mobil berarti harus punya mobil dan itu berarti kita harus punya uang, dan seterusnya. Inilah yang membuat hidup tak lagi indah, karena kita menuhankan &#8220;berpunya&#8221; untuk memenuhi kebutuhan kita.</p>
<p>Disinilah pentingnya paradigma hidup pas-pasan. Ini bukan tentang pola hidup. Ini adalah pola pikir. Paradigma tentang bagaimana Tuhan akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita.</p>
<p>Tuhan itu Maha Tahu kebutuhan kita. Lebih dari itu, Dialah yang menciptakan kebutuhan kita. Maka Dialah yang paling tahu bagaimana seharusnya kebutuhan tersebut akan terpenuhi. Tuhan juga Maha Baik. Dia pasti akan memenuhi kebutuhan kita tersebut dengan cara terbaik di waktu terbaik pula.</p>
<p>Jelas disini bahwa kebutuhan itu akan terpenuhi bukan karena kita berpunya, melainkan terpenuhi karena Tuhan yang Maha Baik memenuhi kebutuhan tersebut.</p>
<p>Dengan pemahaman itu, seyogyanya kepuasan kita bukan terletak pada &#8220;kepunyaan&#8221; karena apa yang kita punyai belum tentu menyelesaikan kebutuhan kita. Kepuasan kita seyogyanya terletak pada bagaimana Allah memenuhi kebutuhan kita pada saatnya yang paling tepat. Pas butuh pas ada.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deddinordiawan.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deddinordiawan.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deddinordiawan.com&amp;blog=1894264&amp;post=608&amp;subd=deddinordiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deddinordiawan.com/2011/12/06/hidup-pas-pasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/711e673b3a31cac2e44d7042896642cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Deddi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
