Kepompong menghimpit raga sang ulat
Menghisap cairan sampai saripatinya
Membelenggu kaki tangannya dalam tapa
Ternyata, kepompong adalah hadiah terindah
Dari Sang Pencipta untuk kehidupan
Kepompong mengalirkan cairan
Membentuk badan kupu-kupu yang siap terbang
Membentangkan sayapnya dengan simetris
Mengalirkan zat pewarna yang indah
Ramadhan laksana kepompong
Menghimpit raga lewat lapar dan dahaga
Menghisap energi melalui laku menahan pandang
Membelenggu sukma melalui tapa lisan
Ya, Ramadhan adalah hadiah terindah
Dari Sang Pencinta untuk hambaNya
Barang siapa yang bersedia memasukinya
Tak hanya dengan lapar dahaga
Tapi juga dengan keikhlasan tapa lisan
Maka, Ramadhan akan jadi kepompong baginya