Berikut adalah beberapa catatan dan memori ketika Allah Sang Penguasa Ka’bah mengundang kami ke Tanah Sucinya bulan Agustus 2009 yang lalu.

Just arrived at Jeddah
Sentuhan pertama ketika kita Umrah atau Haji. Meski masih puluhan kilometer dari Al Haram, air mata pun mulai menetes di sini.

Amazing Zamzam inside Masjidil Haram
Obat semua penyakit. Inilah salah satu mukjizat Nabawiyah yang masih dapat kita nikmati sampai hari ini …

Masjidil Haram
Tempat terbaik. Atmosfirnya menggairahkan ibadah. Harumnya mengundang syahdu. Kesuciannya mendekatkan pada Ilahi.
Menapaktilasi Masjid Quba, salah satu tapak sejarah penting dalam perjalanan hijrah Rasulullah SAW.
Berihram, membersihkan diri, mensucikan hati, untuk cita bertemu Sang Maha Suci.
Meneladani persistensi pertobatan Nabiyullah Adam & Hawa



Pingback: Umrah di Mata Saya « The Story of Inspirations