Ketika Doa Kita Dijawab OlehNya

Suatu ketika, dengan khusyuk, kita bermunajat kepada Allah untuk diberikan kelapangan rizki. Lalu, Allah yang Maha Baik mengabulkan doa itu dengan cara dimampukannya kita menghafal QS Al Waqiah, karena Dia telah berjanji melalui RasulNya, barangsiapa mendawamkan membaca Al Waqiah maka hidupnya akan “kaya”.

Tapi kita bukannya berterimakasih lalu mengamalkannya, sebaliknya kita biarkan hafalan kita menguap karena jarang dibaca kembali. Fabiayyi Aalaaaa irabbikumaa tukadz-dzibaan …

Setiap pagi, dengan penuh harap kita meminta pekerjaan yang barokah. Lalu Allah Yang Maha Mendengar mengabulkan doa kita tersebut. Dia menghadirkan kejadian yang membuat kita kenal dengan orang2 tertentu yang akan menjadi sarana datangnya pekerjaan tersebut.

Tetapi kita mengabaikannya. Kita malas dalam bersilaturahmi. Hanya ketika butuh saja kita datangi kawan2 tertentu yang sekiranya mempunyai “aset” untuk menyelesaikan problema kita. Fabiayyi Aalaaaa irabbikumaa tukadz-dzibaan …

Setiap Subuh kita juga bermunajat agar dijauhkan dari bala dan bencana. Lalu Allah Yang Maha Penyayang mengirim proposal anak yatim ke meja kerja kita. Dia juga yang membuat istri/suami kita berbisik, “kita berwakaf yuk”. Dia pula yang mengetuk hati kita dengan mengijinkan kita mendengar berbagai taushiah sedekah.

Tapi kita bebal. Atas nama perencanaan keuangan proposal anak yatim tidak kita baca. Dengan dalih kebutuhan anak, kita enggan berwakaf aset tetap.  Fabiayyi Aalaaaa irabbikumaa tukadz-dzibaan …

Ketika Doa kita dijawab olehNya, sudah siapkah kita?

Tentang Keinginan Terdalam

(13) Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (14) Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui [yang kamu lahirkan dan rahasiakan]; dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui? ~QS. Al Mulk~

Ketika qalbu dipenuhi oleh sebuah keinginan yang tidak mudah dipahami oleh orang lain, maka yakinlah bahwa Allah Yang Maha Agung itu mendengar dan memahaminya.

Ketika pergumulan hati tidak dapat dicerna oleh logika dan tidak dapat dijelaskan oleh sebuah argumentasi biasa, percayalah bahwa Allah Yang Maha Hebat mampu mencerna segala argumentasi yang mbulet sekalipun, yang bahkan si empunya tak mampu mendefinisikannya dalam kata-kata.

Ketika keinginan terdalam yang tulus itu terhadang tembok di sana sini, percayalah bahwa Allah As Syakur itu tidak akan pernah mengecewakan. Dia akan membuka jalan pada waktu terbaik dan juga cara terbaik.

(19) Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya [di udara] selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu ~QS. Al Mulk~

Ar Rahmaan

Ar Rahman. Surat yang begitu menyentuh hati. Pahami artinya, lalu nikmati kesyahduannya. Maha Benar Allah dengan segala FirmanNya.

Jalan Sepi Seorang Pejuang

Ketika tak satupun orang di sekitar yang memahami pembicaraan, maka dialog dalam hati akhirnya menjadi satu-satunya pilihan. Maka, segala gundah pun akhirnya tersimpan rapat, hanya untukMu, Wahai Sang Maha Pendengar Sejati.

Ketika apa yang dianggap penting tidak lagi menjadi prioritas banyak orang, maka keteguhan hati menjadi sandaran. Aku bekerja untukMu, Wahai Sang Pemilik Semesta.

Mungkin inilah yang disebut jalan sepi seorang pejuang. Ketika investasi harta tak bisa diukur ROInya. Ketika setiap ikhtiar disambut dengan kesangsian. Ketika lambat laun kemudian frekuensi pikiran ini benar-benar berbeda dengan yang lain.

Mungkin inilah yang disebut ujian persistensi dalam perjuangan. Ujian Istiqomah. Seberapa kuat raga ini menopang. Serapa kokoh hati ini bertahan. Seberapa jauh kaki ini melangkah.

Rabbii, sungguh, ketika ribuan setan mengeroyok & mencoba merobohkan pertahanan, cukuplah satu Engkau sebagai penjaga hati ini.

 

Umrah di Mata Saya

Sungguh, syukur tak terhingga tersemat hanya untuk Dia, Allah Yang Maha Baik, yang untuk kelima kalinya berkenan mengundang saya, hambaNya yang dhoif ini untuk melakukan umrah. Menyimak perjalanan haji dan umrah, tidak dapat dipungkiri mempunyai hikmah yang unik di setiap perjalanannya. Namun demikian, pada kesempatan kali ini saya menuliskan sedikit hal esensial tentang Umrah, semata berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya sendiri.

Umrah adalah Perjalanan Ruhiyah

Umrah pada hakekatnya adalah perjalanan ruhiyah. Jasad lahir kita hanyalah pengantar semata. Tidak akan perjalanan itu terjadi jika tidak ada undangan dari Allah Sang Penguasa Jiwa. Keberangkatan umrah tegas dan jelas bukan karena uang, tetapi karena kita diundang oleh Allah.

Maka, kita harus persiapkan ruhiyah kita untuk menempuhi perjalanan agung tersebut. Kita harus persiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Tentu kita tidak ingin memasuki istanaNya dalam keadaan kotor, maka mari awali dengan pertobatan yang sungguh-sungguh. Kita inventarisir daftar dosa-dosa kita, lalu minta ampun dengan sungguh-sungguh.

Umrah adalah Ziarah

Umrah adalah ziarah. Dua monumen peradaban terbesar kita kunjungi, Masjidil Haram di kota suci Makkah dan Masjid Nabawi di kota suci Madinah. Satu demi satu tapak sejarah peradaban dan perjalanan dakwah Rasulullah kita napaktilasi.

Tapak sejarah yang luar biasa. Di dalamnya terdapat kisah-kisah heroik yang memberikan inspirasi kejuangan yang sarat makna. Namun, satu hal yang lebih penting adalah, meneladani betapa Rasulullah dan para sahabatnya itu begitu mencintai Allah serta memiliki keyakinan yang tegak & tegas bahwa satu2nya pertolongan adalah pertolongan Allah.

Umrah adalah Sekolah

Rangkaian kejadian selama umrah, mulai dari berangkat sampai dengan pulang lagi, tidak dapat dipungkiri penuh dengan dinamika. Ada ujian sabar, ada cobaan tenggang rasa, ada ujian konsistensi ibadah, dan sebagainya. Yang pasti, semua rangkaian kejadian tersebut menjadi sekolah buat kita. Silabusnya dan pelajarannya langsung disiapkan Allah untuk kita, presisi sesuai dengan kebutuhan kita.

Maka, selama umrah, kita harus membuka diri atas setiap pelajaran yang ada. Mata hati harus terus ditajamkan untuk menangkap ribuan hikmah yang datang. Semua pelajaran dan hikmah itulah yang kemudian menjadi bekal kehidupan setelah pulang umrah

Umrah adalah Puzzle Doa

Tanah suci memiliki keistimewaan dengan banyaknya tempat-tempat yang memiliki keutamaan sebagai tempat terkabulnya doa. Mulai dari Multazam, Raudhah, dan berbagai tempat lainnya. Disinilah terdapat kesempatan emas untuk kita semua memanjatkan doa-doa terbaik kita. Disinilah saat terbaik untuk menata impian, merangkai harapan terbaik lalu menyandarkannya ke Allah Sang Penguasa Kehidupan.

Momen berdoa di tempat terbaik ini tidak berhenti pada pengucapan harapan semata, karena doa pada hakekatnya bukan semata penyampaian keinginan. Lebih dari itu, doa adalah peneguhan bahwa kita hamba. Doa adalah deklarasi bahwa kita butuh Dzat Yang Maha Kuat itu, satu-satunya yang sanggup untuk memenuhi segala keperluan kita.

Itulah sedikit catatan tentang Umrah dalam sudut pandang saya. Semoga menjadi satu lagi pelengkap motivasi bagi kita semua untuk semakin menebalkan rajutan doa agar Allah SWT berkenan mengundang kita ke tanah-suciNya. Beberapa catatan lain tentang perjalanan Umrah dapat dilihat di tautan (link) sebagai berikut: Undangan Allah dan Memori Umrah

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,170 other followers